Memaknai Puasa di Bulan Penuh Rasa Bahagia

Posting Komentar
makna puasa

Puasa adalah menahan diri dari lapar dan dahaga dari awal terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Bagi umat Islam, puasa adalah bulan yang istimewa, karena di bulan puasa ini banyak sekali momen momen yang mungkin momen itu tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata dari mulai tarawih ke mesjid bareng keluarga, sahur bareng, sampai ngabuburit.

Walaupun kadang ngabuburit tidak dengan keluarga, tapi dengan teman sambil menunggu waktunya berbuka dengan jalan jalan, jajan, bercanda. Pokoknya pas sampai waktu berbuka dengan ditandai waktu azan magrib itu bahagianya luar biasa, bukan main.

Perjalanan 1 Bulan yang Sarat Makna dan Penuh Rasa Bahagia

Setelah melewati hari hari yang bahagia yang cuma datang satu tahun sekali, tiba waktunya hari ke 29 yang menandakan hari raya Idulfitri akan tiba. Semua orang akan bersiap-siap menyambut hari raya dengan membeli daging, masak rendang, beli petasan untuk anak-anak memeriahkan malam takbiran, tidak lupa juga sudah jadi kebiasaan beli baju baru.

Perjalanan menuju Idulfitri adalah masa-masa perjalanan menuju kemenangan sejatinya, sehingga kita harus benar-benar mempersiapkan diri untuk mencapai kemenangan ini. Jalan terbaik untuk mencapai kemenangan di hari raya berarti kita harus benar-benar dapat mengisi Ramadan dengan sebaik mungkin dan penuh makna.

Bulan ramadan

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan meresapi makna puasa itu sendiri yang berarti menahan. Puasa tidak hanya bermakna menahan lapar dan haus, tetapi segala sesuatu yang dapat membatalkan dan mengurangi nilai-nilai dari puasa itu sendiri.

Mendalami makna puasa berarti kita berproses untuk menjadi diri yang lebih baik, karena hal-hal yang membatalkan dan mengurangi nilai puasa adalah hal-hal yang memang sebaiknya tidak dilakukan baik di bulan puasa atau pun di luarnya. Seperti membicarakan orang lain atau gibah yang dapat merusak nilai puasa, maka dengan momen Ramadan ini, melatih diri untuk tidak bergosip yang dilanjutkan ke bulan-bulan lainnya adalah satu pengamalan makna puasa yang sesungguhnya.

Orang-orang yang dapat memaknai puasa dengan baik berarti adalah orang yang dapat meraih tujuan puasa itu sendiri untuk menjadi orang yang bertambah-tambah ketakwaannya seperti yang Allah perintahkan dalam Quran

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Surat Al Baqarah ayat 183

Momen Idulfitri Yang Mengharu Biru

Pas tiba waktunya hari raya kita pergi ke masjid untuk melaksanakan salat Idulfitri. Suasana sedih bercampur bahagia ada di hari raya. Sedih karena kita meninggalkan bulan yang sangat spesial, bahagianya kita sudah bisa melaksanakan perintah yang Allah perintah kan pada umat manusia berupa ibadah saum ini.

Setelah melaksanakan salat Idulfitri, kita biasanya bermaaf-maafan dengan bersalam-salaman bersama saudara-saudara kita. Setelah pulang dari mesjid biasanya kita pergi berziarah ke pemakaman keluarga yang sudah meninggal. Di sini itu terasa banget momen kebersamaan bersama keluarga.

Setelah semua selesai dari mulai pergi ke mesjid, bermaaf-maafan, berziarah. Kita pulang ke rumah makan rendang, sate, kupat tahu, minum sirop, makan kue, enggak lupa juga buat antre di bagi ampau sama keluarga yang datang ke rumah atau sama tetangga sebelah momen ini yang bikin suasana terasa hangat.

Bulan puasa adalah bulan yang paling istimewa dari bulan yang lainnya karena di bulan ini kita merasakan banyak momen yang tidak terlupakan dan sangat berkesan. Intinya, harapan yang paling serius bisa bertemu lagi di bulan puasa selanjutnya, amin. 

Yonal Regen
a Father of four, Educator and Author of Narasi Ayah Guru

Related Posts

Posting Komentar